Pelatih Filipina: Kami Kalah dari Tim Hebat
Jum'at, 11 Oktober 2013 02:17 wib
Indonesia (merah) menang atas para pemain Filipina. (Foto: Arif Julianto/Okezone)
Pelatih Filipina yang akrab di sapa Marlo juga mengungkapkan bahwa tim nya bersyukur bisa menghadapi lawan tangguh seperti Indonesia malam ini. Namun Marlo juga memberi apresiasi kepada anak asuhnya yang menurutnya telah tampil maksimal dan berharap bisa lebih berkembang kedepannya.
“Malam ini kami kalah dari tim yang bermain sangat baik di grup. Kami bersyukur bisa mendapat pengalaman bertanding denga dua tim hebat seperti Korea Selatan dan Indonesia. Saya berharap ke depannya kami dapat lebih berkembang dalam segala aspek,” ujar Marlo saat konferensi pers usai pertandingan, Kamis (10/10/2013).
“Saya juga senang dengan penampilan tim hari ini, para pemain telah menunjukan semangat untuk bisa tampil maksimal walaupun kami tidak berhasil meraih kemenangan hari ini,” sambungnya.
Dua gol yang disarangkan Indonesia pada laga kali ini, masing-masing dicetak oleh Muhammad Hargianto dan Yabes Roni Malaifani. Raihan tiga poin ini membuat Indonesia menyamai poin dengan Korea Selatan, yakni enam poin.
Akan tetapi, Korea Selatan berada di puncak klasemen karena unggul jumlah gol. Para pasukan Garuda Muda sendiri akan menghadapi Korea Selatan pada match ketiga, Sabtu (12/10/2013).
Van Der Sar Bela Moyes
Kamis, 10 Oktober 2013 14:56 wib
David Moyes.(foto:Phil Noble/Reuters)
Dia juga menambahkan United meraih banyak kesuksesan di bawah kendali Ferguson walaupun Fergie, panggilan akrab Ferguson, tidak selalu menyumbangkan gelar juara di setiap musim. Dia pun ingat bahwa Moyes adalah salah satu pelatih yang disegani Ferguson. Moyes, katanya, sering dibahas oleh Fergie saat ia berbicara kepada tim.
Sebab itu, menurutnya tidak tepat untuk menghakimi Moyes saat ini. Dia menyarankan agar suksesor Fergie itu diberikan waktu untuk beradaptasi dengan Manchester United.
“Hal yang sangat normal untuk menyesuaikan diri dengan pelatih baru. Masih banyak kesempatan walaupun United belum bersinar di musim pertama maupun sampai musim kedua, tapi saya yakin masih ada kepercayaan pada Moyes,” ujar pria asal Belanda.
“Selama direktur dan pemiliki saham tidak buru-buru panik, berarti tidak ada masalah yang berarti,” tutupnya seperti dikutip Fourfourtwo, Kamis (10/9/2013).
Legenda Liverpool Ini Bermimpi Latih The Reds
Sabtu, 5 Oktober 2013 05:10 wib
Sami Hyypia - eks Liverpool - pelatih Bayer Leverkusen / foxsportasia
Dikutip Soccerway, Sabtu (5/10/2013), Sami mengungkapkan mimpinya untuk bisa melatih Liverpool suatu saat nanti.
Wajar bila pria asal Finlandia ini berkeinginan seperti itu. Sebab, bersama The Reds, ia mengalami masa kejayaan dalam kariernya. Puncaknya saat ia sukses membawa Liverpool meraih titel tertinggi di jagat Eropa, 2005 silam.
“Ada dua hal yang saya cintai di hati saya, Finlandia dan Liverpool,” kata Hyypia. “Saya lahir di Finlandia. Menjadi pelatih tim nasional tentu pekerjaan besar yang saya impikan. Di sisi lain, saya begitu mencintai Liverpool.
“Saya tidak mengatakan itu sebagai tujuan utama karier saya, tapi itu (menjadi sebuah mimpi untuk bisa melatih Liverpool) sangat saya inginkan suatu saat kelak,” papar Sami.
Hyypia adalah salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Liverpool. Ketangguhannya sangat diandalkan barisan belakang bersama Jamie Carragher kala itu.
Selama 10 musim membela The Reds, ia telah meraih banyak gelar selain menjadi raja Eropa, diantaranya Piala FA, Carling Cup, Community Shield, UEFA Cup, dan UEFA Super Cup.
"Cetak Gol ke Gawang Brasil di Final? Saya Tak Masalah"
Kamis, 10 Oktober 2013 12:15 wib
Selebrasi Diego Costa usai mencetak gol. (Foto: Ibtimes)
MADRID – Penyerang asal Brasil yang saat ini bermain
bersama Atletico Madrid, Diego Costa mengungkapkan bahwa dirinya tidak
ada masalah jika dapat mencetak gol ke gawang Brasil untuk Spanyol di
Final Piala Dunia. Costa belakangan dikabarkan akan mendapatkan
panggilan membela tim nasional Spanyol usai penampilan gemilangnya awal
musim ini bersama Los Rojiblancos.
Pemain 25 tahun itu telah mendapat izin kewarganegaraan Spanyol pada bulan Juli lalu. Selain itu, Costa juga memenuhi segala persyaratan untuk dapat membela dua tim nasional, yakni: Brasil dan Spanyol.
Akan tetapi, Costa secara mengejutkan mengungkapkan keinginannya dapat membela La Roja menghadapi negara kelahirannya di Final Piala Dunia. Costa juga menyatakan bahwa dirinya tidak ingin membuat masalah dengan siapapun di Brasil terkait keinginannya tersebut.
“Apakah saya memilki masalah mencetak gol ke gawang Brasil di Final Piala Dunia? Tidak,” ujar Costa seperti dikutip Goal, Kamis (10/10/2013).
“Saya tidak ingin membuat masalah dengan siapa pun di Brasil. Saya ingin orang-orang menerima keputusan saya,” sambung Costa.
Costa yang berpotensi mendapatkan panggilan membela tim nasional Spanyol itu menyatakan bahwa dirinya belum mendapat jaminan untuk ikut memperkuat pasukan Vicente Del Bosque. Meski demikian, dirinya berjanji akan terus meningkatkan penampilannya dan berharap performanya itu dapat meyakinkan sang pelatih untuk memakai jasanya.
“Vicente Del Bosque tidak menjanjikan saya apa-apa. Akan tetapi saya tahu harus terus bekerja keras agar mendapat panggilan itu, dan berharap performa saya itu dapat meyakinkan pelatih untuk memanggil saya,”
Sejauh ini Costa telah mencetak 10 gol dari delapan pertandingan di La Liga bersama Atletico Madrid.
(fit)
Pemain 25 tahun itu telah mendapat izin kewarganegaraan Spanyol pada bulan Juli lalu. Selain itu, Costa juga memenuhi segala persyaratan untuk dapat membela dua tim nasional, yakni: Brasil dan Spanyol.
Akan tetapi, Costa secara mengejutkan mengungkapkan keinginannya dapat membela La Roja menghadapi negara kelahirannya di Final Piala Dunia. Costa juga menyatakan bahwa dirinya tidak ingin membuat masalah dengan siapapun di Brasil terkait keinginannya tersebut.
“Apakah saya memilki masalah mencetak gol ke gawang Brasil di Final Piala Dunia? Tidak,” ujar Costa seperti dikutip Goal, Kamis (10/10/2013).
“Saya tidak ingin membuat masalah dengan siapa pun di Brasil. Saya ingin orang-orang menerima keputusan saya,” sambung Costa.
Costa yang berpotensi mendapatkan panggilan membela tim nasional Spanyol itu menyatakan bahwa dirinya belum mendapat jaminan untuk ikut memperkuat pasukan Vicente Del Bosque. Meski demikian, dirinya berjanji akan terus meningkatkan penampilannya dan berharap performanya itu dapat meyakinkan sang pelatih untuk memakai jasanya.
“Vicente Del Bosque tidak menjanjikan saya apa-apa. Akan tetapi saya tahu harus terus bekerja keras agar mendapat panggilan itu, dan berharap performa saya itu dapat meyakinkan pelatih untuk memanggil saya,”
Sejauh ini Costa telah mencetak 10 gol dari delapan pertandingan di La Liga bersama Atletico Madrid.
(fit)
Ronaldo: Neymar Bakal Menjadi Pemain Terbaik Dunia A. Firdaus - Okezone
Jum'at, 11 Oktober 2013 15:09 wib
Ronaldo Luis Nazário de Lima (Ist)
Neymar kini telah bergabung dengan Barcelona pada musim panas lalu, usai memperkuat Santos selama empat musim. Pemain yang baru berusia 21 tahun itu juga menjadi andalan di Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2014.
“Dia (Neymar) telah meningkatkan permainannya dan saya yakin dia akan terus meningkatkan perfomanya. Jika dia tetap mendapatkan yang terbaik maka dia akan menjadi pemain terbaik di dunia,” ujar Ronaldo, seperti dilansir SportMole, Jumat (11/10/2013).
“Saya yakin dia akan menjadi permain terbaik Brasil yang pernah ada saat melakoni Piala Dunia 2014,” harapnya.
Ronaldo sendiri merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Brasil. Dia pernah membawa Selecao menjuarai Piala Dunia sebanyak dua kali. Di level klub, beberapa tim telah dibawanya meraih gelar juara, termasuk meraih Piala Interkontinental, atau yang saat ini disebut Piala Dunia Antar Klub bersama Real Madrid.
United Coba Dapatkan Ozil via Adik Moyes
11-10-2013 17:43
United ternyata memang kejar Ozil. © AFP
Bola.net - Manchester United ternyata memang sempat berusaha mendatangkan Mesut Ozil pada saat-saat terakhir bursa transfer lalu. Hal tersebut disampaikan oleh insider yang memiliki kedekatan dengan David Moyes.
United memang sempat menyampaikan minat mereka terhadap gelandang serang berusia 24 tahun tersebut. Pada akhirnya, justru Arsenal yang berhasil mendapatkan Ozil dari Real Madrid dengan harga 42,5 juta pound.
Dalam beberapa kesempatan, United menolak mengakui telah mencoba mendapatkan Ozil. Namun Manchester Evening News menulis bahwa The Red Devils sebenarnya sudah memerintahkan adik David Moyes, Kenny Moyes, untuk mendekati Mustapha, ayah sekaligus agen Ozil.
"United sudah melakukan beberapa panggilan telepon. Kenny Moyes, adik David yang juga seorang agen, berusaha keras untuk bisa menjalin komunikasi dengan agen Ozil. Ketika Kenny berhasil menghubungi Mustapha, semua sudah terlambat," jelas sumber yang mengaku dekat dengan Moyes bersaudara itu.
Subscribe to:
Comments (Atom)

















